| |
NAMA-NAMA
ISLAMI
Sudah menjadi
suatu hal yang lazim orang tua akan mencarikan nama yang baik untuk
calon anak mereka. Bagi keluarga muslim hendaknya mencarikan nama
yang beridentitas muslim. Tapi banyak para orang tua muslim yang
sulit untuk mencari nama yang mencerminkan seorang muslim. Untuk itu
kami mencoba membantu dengan menampilkan nama-nama yang Islami
berikut artinya.
Untuk
mempermudah pencarian kami bagi nama tersebut dalam 3 (Tiga)
katagori yaitu :
PEDOMAN PENGGUNAAN ASMA
DAN SIFAT-SIFAT ALLAH SWT
Asma' Allah disebut Alhusna
karena mengandung arti mensucikan, mengagungkan dan memuliakan.
Alhusna adalah suatu kelebihan seperti Maha Sempurna, Maha Mulia,
Maha Tinggi, Maha Besar, Maha Kuasa dll.
Didalam Asmaul Husna
terdapat :
- Nama-nama ketuhanan yang
patut disembah (uluhiyyah), seperti : hidup kekal, hidup sebelum
ada sesuatu dan tetap kekal sesudah segala sesuatu tiada, Maha
kuasa dan mampu berbuat apa saja yang dikehendaki-Nya, Maha
Mengetahui segala apa yang terang dan yang gaib, yang satu, esa
dan tunggal tidak beranak dan tidak diperanakkan.
- Nama-nama dan sifat
Rububiyyah yang hanya dapat dilakukan oleh Allah saja, seperti
Pemberi Rezeki, Tempat bermohon dan bergantung, Maha Pemberi
keamanan, Pelindung, Maha Pemberi Ketentraman dan kedamaian,
Maha pemegang, Penahan dan Pelepas dan lain-lain.
- Nama dan sifat pengawas
serta pengontrol, seperti Maha Mendengar, Melihat dan
Menghitung.
- Nama-nama dan
sifat-sifat yang disenangi hati, seperti Maha Pengampun dan
Pemaaf, Maha Kasih, Maha Mensyukuri hanba-Nya yang berbuat
kebajikan.
- Nama-nama dan
Sifat-sifat yang wajib kita contoh untuk perbaikan ahlak kita,
seperti Pema'af, Yang Mengasihi, Penyayang, Penyantun, Tenang,
Bijaksanan dan Sabar, Pemurah, Kuat, Terpuji, Yang Baik, Adil,
Kaya, Bermanfaat dan memberi petunjuk.
Untuk penggunaan nama-nama
dan sifat-sifat yang Uluhiyyah dan Rububiyyah, kita harus memakai
kata Abdu (hamba), dan yang paling khusus ialah Allah dan Arrahman
yang tidak boleh disifatkan kepada selain Allah.
Allah SWT mensifatkan
beberapa orang nabi dan rasul dengan sifat-sifat Allah SWT, seperti
kepada Rasulullah Muhamad SAW dengan Rauf dan Rahim. Misalnya dalam
firman-Nya :
"Sesungguhnya
telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat
terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan
keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap
orang-orang mukmin." (At Taubah ayat : 128)
Tentang Nabi
Nuh, Allah berfirman :
"(Terutama)
anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh.
Sesungguhnya dia adalah hamba Allah yang banyak bersyukur."
(Al Isra' ayat : 3)
Allah memuji
Nabi Ibrahim AS dengan firman-Nya :
"Sesungguhnya
Ibrahim itu seorang yang penyantun, lagi penghiba dan suka kembali
kepada Allah." (Hud ayat :75)
Allah SWT juga
memuji Nabi Ayyub AS dengan Firman-Nya :
"Kami
dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar, dialah sebaik-baik hamba
karena dia sesungguhnya amat taat kepada Robbnya." (Shaad
ayat 44)
Nabi Muhammad
SAW bersabda :
"Berahlaklah
dengan ahlak Allah."
Untuk
nama-nama Allah yang bersifat akhlaqi orang dapat memakainya tanpa
didahului dengan Abdu, tetapi harus dengan ketentuan anggapan bahwa
sifat itu terbatas kepada sifat manusiawi dan bukan sifat Ilahi.
Nama-nama tersebut seperti : Rahim, Malik, Aziz, Latif, Halim,
Almuiz li Dinillah, Bashirah, Badi'ah, Karimah, Nafi'ah, ra'uf,
Majid, Afuwwu, Rosyid, Wakil, Wali, Waali, Qowi, Matinm Syakur,
Ghoni.
Allah SWT
bersifat Maha sedangkan sifat-sifat manusia sangat kecil dan
terbatas.
|
|