|
Shalat-shalat
Wajib
Shalat
wajib yang harus didirikan oleh umat Islam dibagi 2 (dua) , Yaitu :
-
Fardu
'Ain, Yaitu shalat wajib yang harus dilakukan oleh setiap
umat islam.
-
Shalat
Shubuh
-
Shalat
Dzuhur
-
Shalat
'Ashar
-
Shalat
Maghrib
-
Shalat
Isya' dan
-
Shalat
Jum'at (hanya diwajibkan untuk kaum laki-laki)
-
Fardu
Kifayah, yaitu
shalat wajib yang apabila sudah dikerjakan oleh sebagian
umat Islam, maka umat islam yang lainnya terbebas dari
kewajiban tersebut.
-
Shalat
Jenazah
-
Shalat
Ghaib
Berikut
ini niat, Jumlah rakaat dan waktu pelaksanaan kedelapan shalat wajib
'Ain dan Kifayah tersebut.
-
Shalat
Shubuh.
2
Rakaat, waktunya antara menjelang terbit fajar sebelum terbit
matahari. Niatnya sebagai berikut :
"Ushalli Fardladh shub-hi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an
(makmuman/imamam) lillahi ta'ala." lalu takbiratur ihram : Allahu
Akbar.
Artinya
: "Aku sengaja shalat
fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah"
-
Shalat
Dzuhur.
4
rakaat, waktunya antara mulai matahari tergelincir dengan posisi
tepat diatas kepala sampai dua jam sesudahnya. Niatnya :
"Ushalli Fardlal dzuhri arba'a rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an
(makmuman/imamam) lillahi ta'ala." lalu takbiratur ihram : Allahu
Akbar.
Artinya
: "Aku sengaja shalat
fardu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena
Allah"
-
Shalat
Ashar
.
4
rakaat, waktunya satu jam sejak berakhirnya waktu shalat dzuhur
sampai menjelang matahari terbenam. Niatnya :
"Ushalli Fardlal 'ashri arba'a rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an
(makmuman/imamam) lillahi ta'ala." lalu takbiratur ihram : Allahu
Akbar.
Artinya
: "Aku sengaja shalat
fardu Ashar empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah"
-
Shalat
Maghrib.
3
rakaat, waktunya saat terbenamnya matahari sampai hilangnya tanda
senja, yakni merah langit disebelah barat. Niatnya :
"Ushalli Fardlal Maghribi tsalatsa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an
(makmuman/imamam) lillahi ta'ala." lalu takbiratur ihram : Allahu
Akbar.
Artinya
: "Aku sengaja shalat
fardu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena
Allah"
-
Shalat
Isya'
4
rakaat, waktunya antara satu jam habis waktu maghrib sampai satu jam
menjelang waktu subuh. Niatnya :
"Ushalli Fardlal Isyaa-i arba'a rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an
(makmuman/imamam) lillahi ta'ala." lalu takbiratur ihram : Allahu
Akbar.
Artinya
: "Aku sengaja shalat
fardu Isya' empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah"
-
Shalat
Jum'at.
2
rakaat, dilaksanakan setiap hari Jum'at waktunya sama dengan waktu
Dzuhur. Niatnya :
"Ushalli Fardlal jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an
(makmuman/imamam) lillahi ta'ala." lalu takbiratur ihram : Allahu
Akbar.
Artinya
: "Aku sengaja shalat
fardu Jum'at dua rakaat
menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah"
-
Shalat
Janazah (Fardu Kifayah).
Syarat-syaratnya
:
-
Jenazah
sudah dimandikan dan dikafani
-
Letak
jenazah sebelah kiblat didepan yang menshalati.
-
Suci
dari hadas dan najis baik badan, pakaian dan tempat.
Rukun
dan cara mengerjakannya.
Shalat
jenazah tanpa ruku dan sujud juga tanpa iqamah.
-
Niat
Lafal
niat untuk jenazah laki-laki sebagai berikut :
"Ushalli 'alaa haadzal mayyiti arba'a takbiraatin fardlal kifaayati
(ma'mumam/imamam) lillahi ta'alaa."
Artinya
: "aku niat shalat atas
mayat ini empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena Allah"
Lafal
niat untuk jenazah perempuan sebagai berikut :
"Ushalli 'alaa haadzihil mayyiti arba'a takbiraatin fardlal kifaayati
(ma'mumam/imamam) lillahi ta'alaa."
Artinya
: "aku niat shalat atas
mayat ini empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena Allah"
-
Setelah
niat, dilanjutkan takbiratul ihram : Allahu
Akbar , setelah itu membaca surat Fatihah, kemudian
disambung dengan takbiratul ihram kedua : Allahu
Akbar.
-
Setelah
takbir kedua membaca shalawat atas nabi Muhammad saw. Minimal:
"Allahumma Shalli 'alaa Muhammadin" artinya : "Yaa
Allah berilah salawat atas nabi Muhammad"
-
Kemudian
takbir ketiga disambung dengan do'a minimal sebagai berikut :
"Allahhummaghfir lahu warhamhu wa'aafihi wa'fu anhu"
Artinya
: "Yaa Allah ampunilah
dia, berilah rahmat, kesejahteraan dan ma'afkanlah dia"
Apabila
jenazah yang dishalati itu perempuan, maka bacaan Lahuu
diganti dengan Lahaa.
Jika mayatnya banyak maka bacaan Lahuu
diganti dengan Lahum.
-
Setelah
itu takbir ke empat, disambung dengan do'a minimal :
"Allahumma la tahrimnaa ajrahu walaa taftinna da'dahu waghfirlanaa
walahu."
Artinya
: "Yaa Allah, janganlah
kiranya pahalanya tidak sampai kepadanya atau janganlah Engkau
meluputkan kami akan pahalanya, dan janganlah Engkau memberi kami
fitnah sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia."
-
Salam
-
Shalat
Ghaib (Fardu Kifayah).
Yaitu
shalat jenazah tetapi tidak dihadapan jenazah (jenazahnya berada
ditempat lain atau sudah dimakamkan). Niatnya :
"Ushalli 'alaa mayyiti (Fulanin) al ghaaibi arba'a takbiraatin fardlal
kifaayati lillahi ta'alaa"
Artinya
: "aku niat shalat gaib
atas mayat (fulanin) empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena
Allah""
Fulanin diganti dengan
nama mayat yang dishalati.
Syarat,
rukun dan tatacara shalat ghaib sama dengan shalat jenazah.
|