Login Form

Log in
 
 
Jum at, 18 2012
28 Jumadil Akhir 1433 H

Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)

 

“Tidak henti-hentinya manusia memerangi kabah ini sampai ada suatu pasukan besar menyerangnya. Tatkala mereka sampai di Baida’ (sebuah tempat yang rata) mereka dibenamkan awal dan akhirnya dan tidak selamat pula di tengah-tengahnya.

 

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)- Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir. (Q.S ar-Rum [30] :21).

 

 

Home Kisah Kisah Teladan Kisah Nabi Adam dan Iblis Bertanya Kepada Allah
JADWAL SHALAT
 Shubuh
04:35
 Fajar
05:51
 Dzuhur
11:51
 Ashar
15:14
 Maghrib
17:47
 Isya
18:59
 
 
Berlaku untuk wilayah
DKI JAKARTA dan sekitarnya.

Wilayah Lainnya :
 Bandung  - 3 Mnt
 Purwokerto  - 9.6 Mnt
 Kebumen  - 11 Mnt
 Solo  - 16Mnt
 Malang  - 23 Mnt
 Banyuwangi  - 30 Mnt
 Surabaya  - 24 Mnt
 Yogyakarta  - 14 Mnt

Who's Online

We have 17 guests online

Anda Pengunjung Ke

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini794
mod_vvisit_counterKemarin898
mod_vvisit_counterMinggu Ini4772
mod_vvisit_counterBulan Ini16754
Kisah Nabi Adam dan Iblis Bertanya Kepada Allah PDF Print E-mail
User Rating: / 75
PoorBest 
Dalam sebuah kitab, dikisahkan bahwa Nabi Adam as bertanya kepada Allah swt, "Ya Allah, Engkau benar-benar telah menguasakannya atas aku, oleh itu tidak mungkin aku dapat menolaknya melainkan dengan pertolongan Engkau."

Lalu Allah swt berfirman, "Tidak akan dilahirkan seorang anak bagimu, melainkan aku serahkan anak itu kepada malaikat yang selalu menjaganya."

Kemudian Nabi Adam as pun berkata lagi, "Ya Allah, tambahkanlah lagi untukku."

Maka Allah swt kembali berfirman, "Setiap kebaikan akan dapat sepuluh kali ganda."

Nabi Adam as berkata lagi, "Ya Allah tambahkanlah lagi untukku."

Allah swt berfirman, "Tidak akan aku cabut taubat dari mereka(manusia) selagi nyawa-nyawa mereka masih dalam tubuh mereka."

 

 

Nabi Adam as berkata lagi, "Ya Allah tambahkanlah lagi untukku."

Lalu Allah swt berfirman lagi yang bermaksud, "Aku akan mengampuni mereka dan aku tak peduli."

Nabi Adam as berkata lagi, "Sekarang cukuplah untukku."

Kemudian iblis juga bertanya kepada Allah swt, "Ya Tuhanku, Engkau jadikan di kalangan anak cucu Adam beberapa utusan dan Engkau turunkan kepada mereka beberapa kitab. Oleh itu, siapakah yang akan menjadi utusan-utusanku?"

Allah menjawab dengan firman-Nya, "Utusanmu itu ialah tukang-tukang nujum."

Iblis bertanya lagi, "Dan apa pula yang menjadi kitabku?"

Allah swt kembali berfirman, "Kitabmu ialah tahi lalat buatan."

Bertanya Iblis lagi, "Ya Tuhanku, apakah yang menjadi hadisku?"

Firman Allah swt, "Hadismu ialah semua kata-kata dusta dan palsu."

Iblis bertanya lagi, “Ya Tuhanku, apakah quranku?"

"Quranmu ialah nyanyian." Jawab Allah swt

Iblis bertanya lagi, "Siapakah yang menjadi muazzinku?"

"Muazzinmu ialah seruling." Jawab Allah swt

Iblis bertanya lagi, "Dan apakah yang menjadi masjidku?"

"Masjidmu ialah pasar." Firman allah swt

Bertanya lagi Iblis, "Ya Tuhanku, apakah yang menjadi rumahku?"

Allah swt kembali berfirman, "Rumahmu ialah bilik air tempat permandian."

Iblis bertanya lagi, "Ya Tuhanku, apakah yang menjadi makananku?"

Firman Allah swt, "Makananmu ialah makanan yang tidak disebut nama asmaku."

Iblis bertanya lagi, "Apakah yang menjadi minumanku?"

Allah swt berfirman, "Minumanmu ialah sesuatu yang memabukkan."

Dan Iblis bertanya untuk terakhir kalinya kepada Allah swt., "Ya Tuhanku, apakah yang akan menjadi perangkapku?"

Kemudian Allah berfirman lagi, "Perangkapmu ialah perempuan."


Hikmah yang bisa kita ambil dari kisah ini yaitu hendaklah kita berusaha menjauhkan diri dari perangkap-perangkap iblis. Iblis senantiasa menggoda manusia dengan perangkap-perangkapnya itu. Agar tidak terjebak dalam perangkap iblis, marilah kita lebih mendekatkan diri kepada Allah swt.

 

Sumber : http://www.syahadat.com/renungan/kisah-teladan/240-nabi-adam-dan-iblis-bertanya-kepada-allah