 |
| |
Rabu, 22 Februari 2012 29 Rabiul Awal 1433 H
|
|
|
|
Home Resensi Buku Islam
|
|
JADWAL SHALAT
| Shubuh |
04:42 |
| Fajar |
05:56 |
| Dzuhur |
12:09 |
| Ashar |
15:18 |
| Maghrib |
18:17 |
| Isya |
19:27
|
| |
|
Berlaku untuk wilayah
DKI JAKARTA dan sekitarnya.
Wilayah Lainnya : |
|
|
| Bandung |
- 3 Mnt |
| Purwokerto |
- 9.6 Mnt |
| Kebumen |
- 11 Mnt |
| Solo |
- 16Mnt |
| Malang |
- 23 Mnt |
| Banyuwangi |
- 30 Mnt |
| Surabaya |
- 24 Mnt |
| Yogyakarta |
- 14 Mnt |
Who's Online
We have 12 guests online
Anda Pengunjung Ke
 | Hari Ini | 629 |  | Kemarin | 1028 |  | Minggu Ini | 2711 |  | Bulan Ini | 20684 |
|
Resensi Buku Islam
|
Esoterik Minus Estetika
Dimensi batini dalam ajaran Islam dihimpun dalam tiga jilid ensklopedi. Populer, akademis, tapi kering. Estetika yang mestinya menyertai kajian-kajian esoterik belum disentuh secara optimal.
Dalam khazanah Islam dikenal istilah eksoterik dan esoterik. Eksoterik berupa pengamalan keagamaan yang bersifat lahiri, seperti salat, puasa, dan haji, dari sudut pandang fikih. Sedangkan esoterik adalah pengamalan yang bersifat batini. Bentuknya bisa melalui zikir, muhasabah, bisa juga dengan salat dan puasa. Dalam Islam, dua model pengamalan keagamaan itu mesti mendapat tempat yang seimbang, agar hidup seseorang tidak pincang. Memberikan tekanan kepada salah satu dari dua model itu akan menyebabkan kepincangan. Jika menonjolkan sisi eksoterik saja, jiwa seseorang akan kering. Sedangkan jika mengedepankan esoterik saja, bisa jadi seseorang keluar dari syariat. |
|
Read more...
|
|
|
44 Teladan Kepemimpinan MUHAMMAD |
|
|
|
 Buku boleh mungil, tapi isinya sarat dengan konsep dan makna. Itulah kesan pertama yang terbersit setelah membaca karya Herry Mohammad ini. Konsep dan praktek-praktek kepemimpinan yang sesuai dengan kiprah Nabi Muhammad SAW dipadatkan tanpa kehilangan maknanya. Diawali dengan perbandingan konsep kepemimpinan umum dengan kepemimpinan menurut Islam, buku ini membeberkan tugas dan fungsi kepemimpinan dalam tataran praktis. Termasuk di dalamnya apa yang wajib dan yang sangat terlarang dilakukan seorang pemimpin menurut kaidah-kaidah yang diwariskan Nabi Muhammad. |
|
Read more...
|
|
SUKSES BESAR DENGAN INTERVENSI ALLAH |
|
|
|
 Judul buku ini dengan mudah bisa dipahami bahwa apa pun yang dilakukan manusia tak bisa lepas dari adanya campur tangan Allah. Termasuk ketika Allah memberikan rezeki kepada hamba-Nya. Ambil contoh tukang ojek yang berderet di mulut sebuah perempatan jalan. Banyak tukang ojek dengan caranya masing-masing memasarkan jasanya. Ada yang melambai-lambaikan tangan, ada yang memanggil-manggil penumpang, ada juga yang langsung menghampiri penumpang, dan seterusnya. Ternyata seseorang memilih satu dari lebih 10 tukang ojek yang sedang mangkal di tempat itu.
Siapa yang menggerakkan seseorang untuk memakai jasa si tukang ojek? Jawabnya, Allah. Jika seorang yang bernama Aslam memilih Abdul si tukang ojek, maka Aslam adalah washilah (perantara) rezekinya si Abdul. Begitulah jika Allah telah berkehendak. Meskipun demikian, manusia tetap perlu bekerja keras untuk menjemput rezekinya itu.
|
|
Read more...
|
Ekonomi kapitalisme yang digerakkan oleh Amerika Serikat kini mengalami goncangan yang luar biasa. Goncangan ekonomi yang melanda negeri adikuasa itu berimbas ke negara-negara lain, termasuk Indonesia. Lihatlah, penjualan mobil merosot tajam. Harga properti pun demikian. Bank-bank menghemat pengucuran kreditnya, bahkan para pengelola keuangan ini lebih suka memburu orang agar mendepositokan uangnya di bank yang mereka kelola. Apa yang terjadi dengan uang kertas selama ini?
Sejarah telah membuktikan. Dalam 10 tahun terakhir, inflasi rupiah pernah mencapai 78% (tahun 1998). Bahkan, pada tahun 1965, inflasi Indonesia mencapai 650%. Jika pada tahun 1997 kita masih bisa makan di warteg dengan Rp 2.500 lengkap dengan minumnya, kini, 11 tahun kemudian, untuk makan di warteg dengan lauk dan minum yang sama, minimal kita mengeluarkan uang Rp 6.500.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |